Sabtu, 28 November 2009

KUNJUNGAN PESERTA KONFERENSI NASIONAL PROMOSI KESEHATAN KE-5 DI KOTA CIMAHI

Pada Rabu 25 November 2009, Kota Cimahi kembali dikunjungi oleh peserta konferensi Nasional Promosi Kesehatan ke-5 yang berlansung di hotel horizon, Bandung 22-25 november 2009.
Kunjungan lapangan tersebut untuk melihat Peran serta masyarakat Kota Cimahi dalam berperilaku sehat yang dapat mempengaruhi peningkatan derajat kesehatan sehingga terwujud Kota Cimahi Mandiri dan Sehat 2012.

Adapun lokasi yang didatangi adalah RW 13 Kel. Cibabat untuk melihat keatifan RW Siaga di Kota Cimahi, RW 6 Kel. Citeureup melihat peran serta masyarakat dalam kegiatan Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan juru pemantau jentik (JUMANTIK) serta kegiatan bersih lingkungan, SDIT Nurul Aulia untuk melihat sejauh mana kegiatan kantin sehat, UKS serta Poliklinik berjalan serta Persatuan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Kec. Cimahi Selatan dalam peran sertanya memberantas TBC di Kota Cimahi dengan melibatkan kader TB, Kader PMO dan juga Kader PKK.

Peserta kunjungan lapangan di terima oleh Bapak Walikota Ir.H.Itoc Tochija.MM beserta jajarannya, ketua dan wakil ketua PKK, Forum Kota Sehat (FKS)serta perwakilan LPM. Dalam kesempatan itu Walikota memberikan paparan tentang kegiatan Kota sehat dan RW Siaga yang saat ini dilakukan di Kota Cimahi.
Setelah mendapatkan paparan bapak Walikota serta melihat kegiatan secara langsung dilokasi tersebut, sebagian besar peserta mengakui bahwa mereka tertarik serta mengapresiasi seluruh kegiatan yang ada di masing masing lokasi dan menyatakan bahwa sangat lah wajar bila kota Cimahi mendapatkan Predikat KOTA SEHAT dan KOTA SIAGA.

Saat kegiatan tersebut berlangsung, sangat banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta kunjungan yang dijawab oleh sendiri kader tanpa bantuan sedikitpun dari aparatur pemerintah, sehingga terlihatlah bahwa kegiatan tersebut memang telah dilaksanakan di masyarakat tanpa direkayasa.
Ketertarikan para peserta tersebut dicetuskan dengan mengemukakan bahwa mereka mendapatkan hal yang baru dan baik selama dalam kunjungan serta akan mencoba untuk menerapkannya di tempat mereka berasal walaupun kendala akan mereka rasakan karena bila dibandingkan dengan Kota Cimahi yang telah baik koordinasinya di tingkat pemerintahan maupun masyarakat.

Karena antusias yang besar baik dari masyarakat dalam mmberikan jawab setiap pertanyaan dan permasalahan yang diajukan serta antusiasme para peserta kunjungan, tak terasa telah melewati waktu yang telah ditentukan, sehingga para peserta kembali dengan membawa kesan yang mendalam tentang KOTA CIMAHI MANDIRI, SIAGA dan SEHAT 2012.

TERIMA KASIH MASYARAKAT CIMAHI
SALUYU NGAWANGUN JATI MANDIRI..........

DPRD CIMAHI 2009-2014 PRIORITASKAN RAPERDA JAMKESMAS

Rabu, 21 Oktober 2009

Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Cimahi, Jawa Barat, menargetkan akan melahirkan 20 peraturan daerah (Perda) pada tahun 2010 mendatang.
"Di tahun 2010 nanti, kami menargetkan 20 perda bisa dibuat dan diselesaikan," kata Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Cimahi, Dedi Kuswani, di Kota Cimahi, Rabu.
Menurutnya, ada sepuluh Perda yang tersisa dan belum terselesaikan oleh DPRD 2004-2009.
Dikatakannya, dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2010, Raperda Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) akan menjadi priositas dewan 2009-2014.
Ia mengatakan, Raperda Jamkesmas sangat mendesak keberadaannya mengingat banyak orang yang membutuhkannya.
"Raperda Jamkesmas akan dikaji ulang agar bisa terwujud dan kita akan tanya dewan sebelumnya kenapa Jamkesmas belum juga diperdakan," ujar Dedi.
Dikatakan Dedi, urgensi Perda Jamkesmas akan semakin terbukti kegunaanya setelah adanya Undang-Undang Kesehatan dan Rumah Sakit.
Sedangkan mengenai Perda Sistem Pendidikan sendiri, pihaknya masih menunggu aspirasi dari komisi yang bersangkutan.
Dijelaskannya, pada saat rapat paripurna dengan agenda dialog antara eksekutif dan legislatif terungkap bahwa Banleg berinisiatif untuk merevisi Perda No 4 Tahun 2004 tentang Ketertiban Umum.
"Perlu diatur tentang ketertiban umum agar dapat tercipta kehidupan yang tentram," kata Dedi.
Menurut Dedi, revisi Perda No.4 Tahun 2004 penting dilakukan karena masyarakat Kota Cimahi tingkat heterogenitasnya yang tinggi dan seringkali mengakibatkan beberapa fasilitas umum menjadi terganggu.
"Kita tidak bisa mentoleransi adanya fasilitas umum yang berubah menjadi pasar tradisionnal. Untuk itu, mudah-mudahan usulan ini bisa menjadi prakarsa DPRD Kota Cimahi," ujar dia.
Sementara itu, Wali kota Cimahi, M Itoc Tochija, mengatakan, padatnya penduduk Kota Cimahi yang mencapai 600 ribu jiwa dengan wilayah yang sempit akan mudah ditemui berbagai pelanggaran ketertiban umum.
"Apalagi ditambah dengan laju pertumbuhan penduduk di Cimahi yang tinggi mencapai 2,7 persen serta 12.016 jiwa menjadi pengangguran," kata Wali Kota Cimahi usai menghadiri pertemuan dengan DPRD Kota Cimahi di Aula DPRD Kota Cimahi. (Antara)

Jumat, 13 November 2009

Kota Cimahi Raih Penghargaan Kesehatan

Kota Cimahi Raih Penghargaan Kesehatan
Friday, 13 November 2009

Kota Cimahi Raih Penghargaan Kesehatan

Wali Kota Cimahi Ir.HM. Itoc Tochija, MM menerima dua penghargaan terkait dengan pencapaian di bidang kesehatan dari Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di Gedung Departemen Kesehatan RI Jln. H.R. Rasuna Said Jakarta, Kamis (12/11) malam. Dua penghargaan tersebut masing-masing Swasti Shaba Padapa terkait dengan penghargaan kota sehat, serta Ksatria Bakti Husada Kartika untuk kepala daerah yang dinilai peduli terhadap kesehatan.

Kota Cimahi Raih Penghargaan KesehatanSwasti Shaba adalah penghargaan tertinggi Menteri Kesehatan yang diberikan kepada pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berhasil dalam memberdayakan masyarakat dan swasta mewujudkan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat. Yang lebih membanggakan lagi, untuk tahun 2009 Kota Cimahi menjadi satu-satunya kota di Jawa Barat yang menerima penghargaan untuk ini.

Ksatria Bhakti Husada Kartika adalah bentuk pengharagaan pemerintah kepada individu yang dengan sukarela telah menyumbangkan tenaga, pikiran dan pengetahuannya didalam mengembangkan program kesehatan. Darma baktinya telah dapat dirasakan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. Penghargaan ini merupakan kali kedua yang diterima Walikota Cimahi, setelah tahun 2006 lalu menerima penghargaan Ksatria Bakti Husada Arutala

Selain itu, Kamis (12/11) pagi, Walikota Cimahi juga menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Kota Cimahi menjadi Pemenang Pelaksana Kota Siaga Terbaik II Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2009. Kota Cimahi diwakili oleh Kelurahan Cigugur dan Kelurahan Cibabat. Penghargaan diterima langsung oleh Walikota Cimahi, Ir. HM. Itoc Tochija, MM di Gedung Bio Farma, Bandung, Kamis (12/11).

Kota Cimahi Raih Penghargaan KesehatanAtas prestasi yang membanggakan ini, Walikota Cimahi mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat dan petugas kesehatan yang telah bekerja sama bahu membahu mewujudkan lingkungan Kota Cimahi yang sehat dan bersih serta nyaman. Walikota juga mengajak seluruh elemen masyrakat untuk mempertahankan dan meningkatkan pencapaian yang telah diraih saat ini, seraya mengingatkan masih ada permasalahan kota yang perlu dicarikan solusinya, antara lain masalah kepadatan penduduk. (Bag.Humas dan Protokol)

Kamis, 12 November 2009

PENGHARGAAN UNTUK KOTA CIMAHI SIAGA SEHAT


Pada tanggal 12 november 2009 , sungguh menggembirakan mendapatkan kabar Walikota Cimahi Ir. H. Itoc Tochija, MM mewakili masyarakat Cimahi mendapatkan penghargaan tingkat provinsi dan nasional yaitu Penghargaan “SWASTI SABHA” yang menunjukkan bahwa Kota Cimahi dikategorikan sebagai Kota Sehat dan Penghargaan “SIAGA AWARD” dalam bidang pengembangan RW Siaga di kota Cimahi.

Kedua penghargaan ini bisa didapatkan karena kegiatan tersebut telah berjalan secara baik di Kota Cimahi dan pada tahun 2009 diwakili oleh Kecamatan Cimahi Utara dan Kecamatan Cimahi Tengah, Kelurahan Cibabat dan Cigugur Tengah serta RW 13 Kel. Cibabat dan RW 4 Kel. Cigugur Tengah.
Penilaian dilakukan secara menyeluruh kepada setiap lapisan aparatur pemerintah dari tingkat Kota hingga kelurahan dan begitu pula dari segi masyarakat penilaian dilakukan dengan melihat peran serta masyarakat dari pihak kota sampai di tingkat RW dan RT.

Pada penilaian di tingkat Kelurahan dan RW dilakukan penilaian secara mendetail dengan hasil yang baik sehingga kedua penghargaan ini dinilai LAYAK diberikan kepada pemerintah dan Masyarakat Cimahi. Seperti Diketahui bahwa kegiatan Kota sehat dan RW Siaga di kota Cimahi dipadukan serta disinergiskan sebagai bentuk KOTA CIMAHI SIAGA SEHAT.

Secara Pribadi Bapak Walikota mendapatkan penghargaan atas jasanya di bidang kesehatan yaitu Penghargaan KARTIKA BHAKTI HUSADA.
SELAMAT KEPADA SELURUH MASYARAKAT CIMAHI…
SALUYU NGAWANGUN JATI MANDIRI…..

Sabtu, 17 Oktober 2009

PNEUMONIA

Pneumonia merupakan masalah kesehatan di dunia karena angka kematiannya tinggi, tidak saja dinegara berkembang, tapi juga di negara maju seperti AS, Kanada dan negara-negara Eropah. Di AS misalnya, terdapat dua juta sampai tiga juta kasus pneumonia per tahun dengan jumlah kematian rata-rata 45.000 orang.
Di Indonesia, pneumonia merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah kardiovaskuler dan tuberkulosis. Faktor sosial ekonomi yang rendah mempertinggi angka kematian.
Penanggulangan penyakit Pnemonia menjadi fokus kegiatan program P2ISPA (Pemberantasan Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Program ini mengupayakan agar istilah Pnemonia lebih dikenal masyarakat, sehingga memudahkan kegiatan penyuluhan dan penyebaran informasi tentang penanggulangan Pnemonia.
Program P2ISPA mengklasifikasikan penderita kedalam 2 kelompok usia:
Usia dibawah 2 bulan (Pnemonia Berat dan Bukan Pnemonia)
Usia 2 bulan sampai kurang dari 5 tahun (2 bulan - Pnemonia, Pnemonia Berat dan Bukan Pnemonia )
Klasifikasi Bukan-pnemonia mencakup kelompok balita penderita batuk yang tidak menunjukkan gejala peningkatan frekuensi nafas dan tidak menunjukkan adanya penarikan dinding dada bagian bawah ke dalam. Penyakit ISPA diluar pnemonia ini antara lain: batuk-pilek biasa (common cold), pharyngitis, tonsilitis dan otitis. Pharyngitis, tonsilitis dan otitis, tidak termasuk penyakit yang tercakup dalam program ini.

Pengertian Pnemonia

Pnemonia adalah proses infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli). Terjadinya pnemonia pada anak seringkali bersamaan dengan proses infeksi akut pada bronkus (biasa disebut bronchopneumonia). Gejala penyakit ini berupa napas cepat dan napas sesak, karena paru meradang secara mendadak. Batas napas cepat adalah frekuensi pernapasan sebanyak 50 kali per menit atau lebih pada anak usia 2 bulan sampai kurang dari 1 tahun, dan 40 kali permenit atau lebih pada anak usia 1 tahun sampai kurang dari 5 tahun. Pada anak dibawah usia 2 bulan, tidak dikenal diagnosis pnemonia.
Pneumonia Berat ditandai dengan adanya batuk atau (juga disertai) kesukaran bernapas, napas sesak atau penarikan dinding dada sebelah bawah ke dalam (severe chest indrawing) pada anak usia 2 bulan sampai kurang dari 5 tahun. Pada kelompok usia ini dikenal juga Pnemonia sangat berat, dengan gejala batuk, kesukaran bernapas disertai gejala sianosis sentral dan tidak dapat minum. Sementara untuk anak dibawah 2 bulan, pnemonia berat ditandai dengan frekuensi pernapasan sebanyak 60 kali permenit atau lebih atau (juga disertai) penarikan kuat pada dinding dada sebelah bawah ke dalam.

Gejala Pneumonia adalah demam, sesak napas, napas dan nadi cepat, dahak berwarna kehijauan atau seperti karet, serta gambaran hasil ronsen memperlihatkan kepadatan pada bagian paru
Kepadatan terjadi karena paru dipenuhi sel radang dan cairan yang sebenarnya merupakan reaksi tubuh untuk mematikan luman. Tapi akibatnya fungsi paru terganggu, penderita mengalami kesulitan bernapas, karena tak tersisa ruang untuk oksigen. Pneumonia yang ada di masyarakat umumnya, disebabkan oleh bakteri, virus atau mikoplasma ( bentuk peralihan antara bakteri dan virus ). Bakteri yang umum adalah streptococcus Pneumoniae, Staphylococcus Aureus, Klebsiella Sp, Pseudomonas sp,vIrus misalnya virus influensa.

Pengobatan Pneumonia

Pengobatan dan hasil yang didapat tergantung pada beberapa faktor, antara lain :
usia masih muda, dideteksi sejak dini, sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik, infeksi belum menyebar, dan tidak ada infeksi lain.
Pengobatan awal biasanya adalah antibiotik, yang cukup manjur mengatasi penumonia oleh bakteri, mikoplasma dan beberapa kasus rickettsia.
Untuk pneumonia oleh virus sampai saat ini belum ada panduan khusus, meski beberapa obat antivirus telah digunakan. Kebanyakan pasien juga bisa diobati dirumah. Biasanya dokter yang menangani peneumonia akan memilihkan obat sesuai pertimbangan masing-masing, setelah suhu pasien kembali normal, dokter akan menginstruksikan pengobatan lanjutan untuk mencegah kekambuhan. Soalnya, seranganberikutnya bisa lebih berat dibanding yang pertama. Selain antibiotika, pasien juga akan mendapat pengobatan tambahan berupa pengaturan pola makan dan oksigen untuk meningkatkan jumlah oksigen dalam darah.
Pada pasien yang berusia pertengahan, diperlukan istirahat lebih panjang untuk mengembvalikan kondisi tubuh. Namun, mereka yang sudah sembuh dari dari pneumonia mikoplasma akan letih lesu dalam waktu yang panjang. Secara rutin, pasien yang sudah sembuh dari pneumonia jangan dilarang kembali melakukan aktifitasnya. Namun mereka perlu diingatkan untuk tidak langsung melakukan yang berat-berat. Soalnya, istirahat cukup merupakan kunci untuk kembali sehat.
Untuk menangani pernapasan akut parah ( Severe Acute Respiratory Syndrom/SARS) yang masih misterius, organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan para petugas kesehatan untuk menerapkan Universal Precautions. Artinya, mereka harus mengenakan sarung tangan, masker, sepatu boot dan jas yang melindungi seluruh tubuh dari kontak langsung dengan penderita. Buat penderitanya juga dianjurkan untuk mengenakan masker dan pelindung lain sampai SARS-nya ditanggulangi. Pasien yang dicurigai atau kemungkinan besar terkena SARS harus diisolasi. Ruang perawatannya harus bertekanan rendah dengan pintu tertutup rapat, tidak sharing dengan pasien lain ( termasuk dengan pasien sindrom serupa ) dan punya fasilitas kamar mandi dan kloset sendiri.
Semua peralatan yang digunakan sebaiknya sekali pakai dan ruangan dibersihkan dengan menggunakan desinfektans yang mengandung antibakteri, antivirus dan antijamur. Pasien sebaiknya dijaga tidak banyak bergerak. Pasien maupun para petugas kesehatan yang menangani dianjurkan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun untuk menghindari penyebaran. Karena antibiotika berspekturm luas tidak menunjukkan efektifitas menangani SARS, WHO lebih menganjurkan untuk memanfaatkan suntikan intravena ribavirin dan steroid untuk menstabilkan kondisi pasien yang sudah kritis.

Penyebab Penumonia

PNEUMONIA sebenarnya bukan peyakit baru. American Lung Association misalnya, menyebutkan hingga tahun 1936 pneumonia menjadi penyebab kematian nomor satu di Amerika. Penggunaan antibiotik, membuat penyakit ini bisa dikontrol beberapa tahun kemudian. Namun tahun 2000, kombinasi pneumonia dan influenza kembali merajalela dan menjadi penyebab kematian ketujuh di negara itu.
Penyebabnya bisa bermacam-macam dan diketahui ada 30 sumber infeksi, dengan sumber utama bakteri, virus, mikroplasma, jamur, berbagai senyawa kimia maupun partikel.

Pneumonia Oleh Bakteri
Pneumonia yang dipicu bakteri bisa menyerang siapa saja, dari bayi sampai usia lanjut. Pencandu alkohol, pasien pasca-operasi, orang-orang dengan penyakit gangguan pernapasan, sedang terinfeksi virus atau menurun kekebalan tubuhnya, adalah yang paling berisiko. Sebenarnya bakteri penyebab pneumonia yang paling umum adalah Streptococcus pneumoniae sudah ada di kerongkongan manusia sehat. Begitu pertahanan tubuh menurun oleh sakit, usia tua, atau malnutrisi, bakteri segera memperbanyak diri dan menyebabkan kerusakan.
Seluruh jaringan paru dipenuhi cairan dan infeksi dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Pasien yang terinfeksi pneumonia akan panas tinggi, berkeringat, napas terengah-engah, dan denyut jantungnya meningkat cepat. Bibir dan kuku mungkin membiru karena tubuh kekurangan oksigen. Pada kasus yang eksterm, pasien akan mengigil, gigi bergemelutuk, sakit dada, dan kalau batuk mengeluarkan lendir berwarna hijau. Sebelum terlambat, penyakit ini masih bisa diobati. Bahkan untuk pencegahan vaksinnya pun sudah tersedia.

Pneumonia Oleh Virus
Setengah dari kejadian pneumonia diperkirakan disebabkan oleh virus. Saat ini makin banyak saja virus yang berhasil diidentifikasi. Meski virus-virus ini kebanyakan menyerang saluran pernapasan bagian atas-terutama pada anak-anak- gangguan ini bisa memicu pneumonia. Untunglah, sebagian besar pneumonia jenis ini tidak berat dan sembuh dalam waktu singkat.
Namun bila infeksi terjadi bersamaan dengan virus influensa, gangguan bisa berat dan kadang menyebabkan kematian, Virus yang menginfeksi paru akan berkembang biak walau tidak terlihat jaringan paru yang dipenuhi cairan.
Gejala Pneumonia oleh virus sama saja dengan influensa, yaitu demam, batuk kering sakit kepala, ngilu diseluruh tubuh. Dan letih lesu, selama 12 ? 136 jam, napas menjadi sesak, batuk makin hebat dan menghasilkan sejumlah lendir. Demam tinggi kadang membuat bibir menjadi biru.

Pneumonia Mikoplasma
Pneumonia jenis ini berbeda gejala dan tanda-tanda fisiknya bila dibandingkan dengan pneumonia pada umumnya. Karena itu, pneumonia yang diduga disebabkan oleh virus yang belum ditemukan ini sering juga disebut pneumonia yang tidak tipikal ( Atypical Penumonia ).
Pneumonia mikoplasma mulai diidentifikasi dalam perang dnia II. Mikoplasma adalah agen terkecil dialam bebas yang menyebabkan penyakit pada manusia. Mikoplasma tidak bisa diklasifikasikan sebagai virus maupun bakteri, meski memiliki karakteristik keduanya.
Pneumonia yang dihasilkan biasanya berderajat ringan dan tersebar luas. Mikoplasma menyerang segala jenis usia. Tetapi paling sering pada anak pria remaja dan usia muda. Angka kematian sangat rendah, bahkan juga pada yang tidak diobati.
Gejala yang paling sering adalah batuk berat, namun dengan sedikit lendir. Demam dan menggigil hanya muncul di awal, dan pada beberapa pasien bisa mual dan muntah. Rasa lemah baru hilang dalam waktu lama.

Pneumonia Jenis Lain
Termasuk golongan ini adalah Pneumocystitis Carinii pnumonia ( PCP ) yang diduga disebabkan oleh jamur, PCP biasanya menjadi tanda awal serangan penyakit pada pengidap HIV/AIDS.
PCP bisa diobati pada banyak kasus. Bisa saja penyakit ini muncul lagi beberapa bulan kemudian, namun pengobatan yang baik akan mencegah atau menundah kekambuhan.
Pneumonia lain yang lebih jarang disebabkan oleh masuknya makanan, cairan , gas, debu maupun jamur.
Rickettsia- juga masuk golongan antara virus dan bakteri-menyebabkan demam Rocky Mountain, demam Q, tipus, dan psittacosis. Penyakit-penyakit ini juga mengganggu fungsi Paru, namun pneumonia tuberkulosis alis TBC adalah infeksi paru paling berbahaya kecuali dioabati sejak dini.

"JANGAN MENGOBATI SENDIRI, PERIKSAKAN KE SARANA PELAYANAN KESEHATAN"

ALAT AMAN PENINGKAT IQ BAYI

Setiap Orang tua pasti menginginkan memiliki seorang anak yang cerdas baik dari segi intelektual, emosional maupun spiritual nya.
Perkembangan kemampuan anak sangat tergantung pada stimulus yang didapatnya sejak dini, semakin sering dan cukup kuat rangsangan yang diterima maka semakin baiklah peerkembangannya.
Sering kali orang tua menyiapkan apapun agar rangsangan yang diterima buah hatinya maksimal tetapi seringkali pula barang yang telah diberikan tersebut tidak memenuhi faktor keamanan bagi sang anak.
Faktor keamanan adalah hal pertama yang harus diperhatikan saat memilih mainan untuk bayi. Jangan sampai mainan yang dibeli malah menimbulkan bahaya bagi si bayi. Sehingga harus pintar memilih mainan yang tepat untuk si bayi.

Ada beberapa mainan yang aman untuk bayi. Ketahui mainan tersebut agar buah hati bisa aman bermain.

- Gelang berbunyi


Anda bisa membeli gelang yang biasanya terbuat dari karet atau plastik dan terdapat bebunyian didalamnya. Saat bayi bergerak gelang akan berbunyi dan hal itu bisa menghiburnya. Anda bisa membeli gelang yang berwarna cerah karena bayi suka sekali dengan warna-warna tersebut.

- Baby gym

Anda bisa membeli baby gym untuk membuat bayi lebih aktif. Berbagai mainan yang digantung pada baby gym akan memicunya bergerak lebih aktif. Gerakan perut, tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya akan membuat bayi lebih sehat.

- Alat musik

Bayi sangat suka mendengar bebunyian yang merdu. Saat ini banyak dijual mainan yang terdapat bunyi didalamnya. Pastikan bunyi tersebut terdengar merdu dan suaranya tidak memekakkan telinga. Anda bisa membeli boneka yang saat dipencet akan mengeluarkan suara instrumen. Musik instrumen klasik bisa Anda pilih karena berdampak positif bagi perkembangan otak bayi

- Buku

Anda bisa membeli buku yang memang diperuntukkan untuk bayi. Dengan gambar yang lucu dan warnanya yang cerah bayi pasti akan sangat terhibur. Sekarang banyak tersedia buku-buku bayi yang terbuat dari kain dan tidak mudah robek. Jadi bayi Anda bisa aman memainkannya.

SENTUHLAH BAYI ANDA

Saat ini dikembangkan Program Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang merupakan pemberian Air Susu Ibu sejak dini dari pertama kali bayi dilahirkan tanpa diberikan Susu Formula.
Sangat Banyak manfaat yang diberikan, karena selain ASI dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan kecerdasan anak juga saat menyusui seringkali sang ibu memberikan sentuhan sentuhan pada bayi terkasih.

Semakin banyak sentuhan dan kehangatan yang diberikan maka hubungan antara ibu dan anak lebih terjalin dengan kuat. Berikut adalah dampak positif dari sentuhan.

- Perkembangan otak


Bayi yang baru lahir sangat membutuhkan sentuhan hangat. Mereka akan lebih nyaman dipelukan sang ibu. Menurut penelitian yang dilakukan Alice Sterling Honig, PhD, seorang profesor di Syracuse University, bayi yang jarang disentuh otaknya lebih kecil 20% dibandingkan dengan yang sering disentuh.

- Tingkah laku


Tingkah laku anak yang sering disentuh penuh dengan kasih sayang akan lebih baik dibandingkan dengan yang jarang disentuh. Sentuhan juga bisa membuat orang dewasa lebih bahagia dan berefek menenangkan. Seseorang yang memiliki gangguan tingkah laku, juga bisa ditenangkan dengan terapi sentuhan

- Kesehatan


Sentuhan terbukti memiliki kekuatan untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi hormon stres. Saat seseorang diberikan sentuhan kadar oxytocin akan meningkat dan menimbulkan efek menenangkan.

- Penyembuhan


Menurut American Hospital Association, sekitar 37 % rumah sakit di Amerika memiliki terapi penyembuhan alternatif selain secara medis. Salah satunya adalah terapi sentuhan. Terapi sentuhan yang biasanya dilakukan dengan pemijatan bisa mengatasi saraf yang tegang pada pasien. Hal tersebut bisa membantu proses penyembuhan menjadi lebih cepat.

Demikian sedikit ulasan tentang manfaat sentuhan.
SUKSESKAN INISIASI MENYUSUI DINI DAN ASI EKSKLUSIF.....